Detail Laporan TA : ZUHRATUN NISA

ZUHRATUN NISA (2020) ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA PADA KEPALA KELUARGA TN.Y DENGAN CEREBRO VASKULAR ACCIDENT (CVA) NON HEMORAGIK DI DESA TUNGGULPAY Tugas Akhir, Teknik Informatika
Politeknik Negeri Indramayu.

[img] Text
LAPORAN BAB 1

( Download )
Abstrak

Cerebro vaskular Accident (CVA) terjadi akibat penyediaan darah ke bagian otak terganggu. Hal ini akan menyebabkan sel otak mengalami kematian, apabila aliran darah otak terhenti maka oksigen dan glukosa tidak dapat menutrisi sel-sel otak. Data World Health Organization mengatakan pemicu utama penyebab kematian dengan persentase 21,2 % , setiap tahunya menunjukan ada 13,7 juta kasus baru stroke, dan sekitar 5,5 juta kematian terjadi akibat stroke, untuk data stroke di desa tunggul payung 14 (2,8 %) kasus pasien lama dan 6 (1,2 %) kasus pasien baru, Pasien yang mengalami Cerebro vaskular Accident (CVA) merasakan berbagai dampak, salah satunya hemiplegia dan hemiparase yang berdampak pada ketidakmandirian pasien dalam melakukan aktivitas sehari-hari, kesulitan dalam mengungkapkan perkataan secara lisan juga merupakan dampak dari Cerebro vaskular Accident (CVA) yang lebih dikenal dengan istilah aphasia, Intervensi yang dilakukan pada pasien Cerebro vaskular Accident (CVA) dengan hemiplegia atau hemiparase yaitu dengan mengajarkan ROM (Range of Motion) manfaat dilakukan nya ROM (Range of Motion) yaitu agar meningkatkan atau pempertahankan fleksibilitas dan kekuatan otot. Tujuan dilakukannya studi kasus ini yaitu Untuk memperoleh pengalaman langsung dalam Asuhan Keperawatan Keluarga pada Kepala Keluarga Tn.Y dengan Cerebro vaskular Accident (CVA) Non hemoragik di Desa Tunggulpayung Kecamatan Lelea Kabupaten Indramayu. Metode yang digunakan berupa metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus, Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 10 hari di dapatkan masalah teratasi dibuktikan dengan pasien bisa berjalan menggunakan tongkat tanpa bantuan keluarga dan keluarga mampu mengulang kembali materi yang sudah di jelaskan, adapun, kesimpulan dari studi kasus ini yaitu perlunya intervensi ROM (Range of Motion) pada kasus Cerebro vaskular Accident (CVA) non hemoragik karna ROM (Range of Motion) membantu meningkatkan kekuatan otot, saran bagi keluarga diharapkan keluarga selalu mendukung pasien dalam melakukan ROM (Range of Motion), pasien juga diaharapkan selalu melakukan ROM (Range of Motion) dengan taratur. Kata Kunci : Cerebro vaskular Accident (CVA), asuhan keperawatan keluarga,

Tipe Dokumen :  Tugas Akhir
Prodi :  D3 Teknik Keperawatan
Mahasiswa :  ZUHRATUN NISA
Instansi :  Politeknik Negeri Indramayu
Pembimbing : Hasim Asyari, SKM., M.Kes. |  H. Priyanto, S.Pd., M.Kes 
Jurusan :  Teknik Informatika
Angkatan :  2020
Tanggal Penerbit :  24 Mei 2023 12:27
Url :  -
KEMBALI